Keutamaan Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir :: فضل التسبيح و التحميد، و التهليل، و التكبير
April 21, 2024
قَالَ صلى الله عليه وسلم مَنْ قَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْر
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang membaca: 'Maha Suci Allah dan aku memuji-Nya', dalam sehari seratus kali, maka kesalahannya akan dihapuskan sekalipun seperti buih air laut".
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang membaca: Laailaaha illallaah wahdahu laa syariika lahu lahulmulku walahulhamdu wahuwa ‘alaa kulli syaiin qadiir, sepuluh kali, maka dia seperti orang yang memerdekakan empat orang budak dari keturunan Nabi Ismail".
HR. Bukhari: 7/167, Muslim dengan lafazh yang sama: 4/2071.
وَقَالَ صلى الله عليه وسلم: كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dua kalimat yang ringan di lidah, pahalanya berat di timbangan (hari Kiamat) dan disukai oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, adalah: Subhaanallaah wabi-hamdih, subhaanallaahil ‘azhiim".
HR. Bukhari: 7/168, Muslim: 4/2072.
وَقَالَ صلى الله عليه وسلم: لَأَنْ أَقُولَ سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمسُ
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh, apabila aku membaca: 'Subhaanallah walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar'. Adalah lebih ku cintai dari apa yang disinari oleh matahari terbit".
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah seseorang di antara kamu tidak mampu mendapatkan seribu kebaikan setiap hari?" Salah seorang di antara yang duduk bertanya: "Bagaimana mungkin di antara kita bisa memperoleh seribu kebaikan (dalam sehari)?" Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hendaklah dia membaca seratus tasbih, maka ditulis seribu kebaikan baginya atau dihapuskan darinya seribu keburukan".
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai Abdullah bin Qais! Maukah kamu kutunjukkan perbendaharaan Surga?" Aku berkata: "Aku mau, wahai Rasulullah!" Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Bacalah: Laa haula walaa quwwata illaa billaah".
HR. Bukhari, Fathul Bari: 11/213 dan Muslim: 4/2076.
وَقَالَ صلى الله عليه وسلم: أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ: سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأتَ
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Perkataan yang paling disenangi oleh Allah adalah empat: Subhaanallaah, Alhamdulillaah, Laa ilaaha illallaah, Allaahu akbar. Tidak mengapa dimulai yang mana di antara kalimat tersebut".
Seorang Arab Badui datang kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu berkata: "Ajari aku dzikir untuk aku baca!" Rasul Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Katakanlah: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Allah Maha Besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha Suci Allah, Tuhan sekalian alam dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Bijaksana." Orang Badui itu berkata: "Kalimat itu untuk Tuhanku, mana yang untukku?" Rasul Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Katakanlah: Ya Allah! Ampuni-lah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk kepadaku dan berilah rezeki kepadaku".
HR. Muslim 4/2072. Abu Dawud menambah: Ketika orang Arab Badui berpaling, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh dia telah memenuhi kebaikan pada kedua telapak tangannya". 1/220.
كَانَ الرَّجُلُ إِذَا أَسْلَمَ عَلَّمَهُ النَّبيُّ صلى الله عليه وسلم الصَّلاَةَ ثُمَّ أَمَرَهُ أَنْ يَدْعُوَ بِهَؤُلاَءِ الْكَلِمَاتِ: اللَّهُمَّ اغْفِرِ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي، وَعَافِنِي وَارْزُقْنِي
Seorang laki-laki apabila masuk Islam, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarinya shalat, kemudian beliau memerintahkan agar berdo’a dengan kalimat ini: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk kepadaku, melindungi (dari apa yang tidak kuinginkan) dan berilah rezeki kepadaku".
HR. Muslim: 4/2073, dengan tambahan: "Sesungguhnya kalimat-kalimat tersebut akan mencukupi dunia dan akhiratmu".
Kalimat-kalimat yang baik adalah: "Subhaanallaah, walhamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaah".
HR. Ahmad no. 513 menurut susunan Ahmad Syakir, sanadnya shahih, lihat Majma’uz Zawa’id: 1/297, Ibnu Hajar menisbatkannya di Bulughul Maram dari riwayat Abu Sa’id kepada An-Nasa’i. Ibnu Hajar berkata: "Hadits tersebut adalah shahih menurut Ibnu Hibban dan Al-Hakim".